Pasca rilis data inflasi AS (CPI) untuk Juli 2025 yang menunjukkan kenaikan tahunan 2,7% (lebih rendah dari ekspektasi 2,8%), pasar kripto dan saham di Amerika Serikat langsung merespons positif. Bitcoin (BTC) melesat dari sekitar US$118.000 ke US$119.000, sementara sejumlah altcoin mencatat lonjakan harga dua digit. Di sisi lain, indeks saham S&P 500 dan Nasdaq bahkan menorehkan rekor penutupan tertinggi, mengisyaratkan optimisme investor terhadap prospek pemangkasan suku bunga The Fed di September mendatang.
Kinerja Bitcoin setelah CPI AS
Bitcoin, aset kripto pionir, berhasil menembus level psikologis US$119.000 dalam 24 jam terakhir. Pergerakan ini menunjukkan:
Meski fluktuasi harian biasanya berkisar antara 1–2%, reli kali ini dipicu langsung oleh ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang membuat aset berisiko (risk-on assets) kembali diminati.
Altcoin “Ngamuk”: Ethereum, Solana, dan Chainlink Naik Pesat
Tidak hanya Bitcoin yang menguat, beberapa altcoin unggulan mencatat lonjakan signifikan dalam 24 jam terakhir:
Kenaikan altcoin ini menandakan perbaikan sentimen pasar kripto secara luas: investor tidak hanya mengincar safe haven seperti Bitcoin, tetapi juga potensi pertumbuhan di token-token berkapitalisasi menengah.
Rekor Baru di Bursa Saham AS
Sentimen positif tidak hanya terbatas pada kripto. Data CPI yang lebih baik mendorong indeks saham utama AS untuk mencetak rekor tertinggi:
Penguatan bursa ini diperkuat oleh pelemahan dolar AS, yang memberikan ruang bagi arus modal masuk ke aset ekuitas dan kripto.
Prospek Pemangkasan Suku Bunga The Fed
Berdasarkan data CME FedWatch, probabilitas The Fed akan memangkas suku bunga Fed Funds Rate pada pertemuan September 2025 melonjak menjadi 90% (sebelumnya 84%). Faktor utama yang memengaruhi ekspektasi ini antara lain:
Kebijakan suku bunga lebih rendah biasanya berdampak positif pada aset berisiko, karena biaya pinjaman turun dan likuiditas di pasar meningkat.
Detail Inflasi AS: Headline vs Core CPI
Meskipun headline CPI menunjukkan tren penurunan, data inflasi inti (Core CPI) justru mengindikasikan tekanan yang masih persisten:
Kondisi ini menimbulkan dualitas sentimen: meski harga konsumen secara umum melambat, tekanan inti di sektor non-pangan dan non-energi masih memerlukan pengawasan ketat oleh The Fed.
Pendorong Rally: Big Tech dan Investasi di AI
Di tengah optimisme suku bunga, sektor teknologi memegang peran kunci:
Rekomendasi Strategi Portofolio
Para analis menganjurkan diversifikasi antara aset kripto dan saham AS, mempertimbangkan profil risiko masing-masing investor. Beberapa strategi praktis:
Dengan mekanisme otomatisasi dan diversifikasi, investor dapat memanfaatkan momentum risk-on sekaligus membatasi potensi kerugian jika pasar berbalik arah.