Road to Kejurnas ORADO 2026 Dimulai: Seleksi Berjenjang dari Tingkat Daerah
Pengurus Besar Olahraga Domino Nasional (PB ORADO) resmi membuka rangkaian seleksi menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ORADO 2026. Sistem seleksi diatur secara berjenjang, dimulai dari Kejuaraan Cabang (Kejurcab) di tingkat kabupaten/kota lalu berlanjut ke Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) sebelum menyaring wakil-wakil yang akan berlaga di babak nasional. Tahapan awal ini sudah bergulir sejak Februari 2026 dan menjadi pintu masuk bagi atlet domino terbaik di seluruh Nusantara untuk menunjukkan kualitasnya.
Penyesuaian jadwal menurut kesiapan daerah
Ketua Harian PB ORADO, Giri Bayu Kusumah, menegaskan mekanisme seleksi bersifat fleksibel untuk mengakomodir kondisi masing-masing pengurus cabang (pengcab) dan pengurus provinsi (pengprov). Artinya, waktu pelaksanaan Kejurcab dan Kejurprov bisa berbeda antar daerah sesuai kesiapan lokal, namun tetap harus mengacu pada tenggat waktu nasional yang telah ditetapkan oleh PB ORADO. Batas waktu nasional ini memastikan proses seleksi dapat selesai secara terkoordinasi sehingga Kejurnas dapat berjalan sesuai rencana.
Contoh pelaksanaan awal: Sumatera Selatan siap bergerak cepat
Beberapa provinsi telah bergerak lebih awal untuk menggelar Kejurcab serentak. Sumatera Selatan menjadi salah satu daerah yang siap menyelenggarakan babak kabupaten/kota secara bersamaan pada 15 Februari 2026. Inisiatif seperti ini diharapkan mempercepat proses pembinaan dan memicu kompetisi sehat antar pengcab di tingkat lokal.
Alur seleksi dan syarat menuju Kejurnas
Skema ini dirancang untuk menjamin keterwakilan daerah sekaligus menjaga transparansi dan kualitas seleksi. PB ORADO menegaskan bahwa setiap tahapan harus berjalan sesuai aturan sehingga atlet yang lolos benar-benar merupakan yang terbaik di wilayahnya masing-masing.
Komitmen mutu penyelenggaraan dan pembinaan berkelanjutan
Henry Kurnia Adhi (Jhon LBF), Ketua Bidang Humas PB ORADO, menekankan bahwa penyelenggaraan kompetisi bukan sekadar mencari pemenang sesaat, melainkan bagian dari pembinaan jangka panjang. PB ORADO mendorong pengprov dan pengcab untuk memandang Kejurcab dan Kejurprov sebagai wahana pengembangan atlet, penemuan bibit unggul, dan peningkatan kualitas teknis permainan domino di seluruh tingkatan.
Monitoring dan koordinasi intensif
Untuk memastikan standar penyelenggaraan dan fair play, PB ORADO akan melakukan monitoring dan koordinasi intensif dengan pengprov/pengcab. Kegiatan ini meliputi verifikasi regulasi pertandingan, kepatuhan terhadap kategori dan aturan permainan, serta kepastian administratif seperti pendaftaran atlet dan verifikasi identitas. Tujuannya adalah mencegah praktik yang merugikan kompetisi dan menjaga reputasi Kejurnas sebagai ajang pemusatan prestasi nasional.
Manfaat sistem berjenjang bagi pengembangan domino
Sistem berjenjang bukan hanya soal kompetisi semata, melainkan juga perangkat untuk memperkuat struktur organisasi olahraga domino di daerah dan memperluas basis pemain yang kompeten.
Target dan harapan PB ORADO
PB ORADO menetapkan target agar Kejurnas ORADO 2026 bisa menghadirkan barisan atlet domino terbaik dari seluruh penjuru Indonesia. Melalui penyelenggaraan yang transparan dan bernilai pembinaan, diharapkan kualitas permainan nasional akan meningkat sehingga Indonesia dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasinya di level internasional, apabila ada kesempatan tampil di event lintas negara.
Pesan untuk pengprov/pengcab dan peserta
Jadwal ringkas yang perlu diingat
Dengan sistem seleksi yang jelas dan komitmen penyelenggara terhadap kualitas, Road to Kejurnas ORADO 2026 membuka peluang besar bagi atlet domino di seluruh daerah untuk bersaing dengan adil dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di panggung nasional.
