Mudik dengan mobil listrik menjadi pilihan semakin populer jelang Lebaran 2026. Namun pengalaman berkendara dengan EV berbeda dari mobil bensin: perencanaan pengisian, manajemen suhu baterai, dan penggunaan mode berkendara hemat menjadi kunci agar perjalanan lancar. Berikut panduan praktis berisi tujuh trik yang bisa membantu pemudik listrik menyelesaikan perjalanan dengan aman dan efisien.
1. Rencanakan rute dan titik pengisian sejak awal
Sebelum berangkat, buat rute jelas beserta daftar SPKLU (stasiun pengisian kendaraan listrik umum) di sepanjang jalan. Jarak tempuh per pengisian EV rata‑rata berkisar 200–400 km tergantung tipe dan kondisi berkendara. Gunakan aplikasi peta yang menandai lokasi charger dan kapasitas stasiun (AC/fast charger). Hindari mengandalkan satu titik pengisian saja: siapkan minimal dua opsi pengganti untuk setiap segmen perjalanan.
2. Pastikan baterai terisi optimal sebelum berangkat
Isi baterai hingga level tinggi (biasanya 80–100%) sebelum berangkat jauh. Mengisi penuh mengurangi risiko terjebak pada titik tanpa charger. Perhitungkan juga faktor antrian pada SPKLU di masa mudik dan kemungkinan macet yang memakan energi ekstra. Jika memungkinkan, isi baterai malam sebelum keberangkatan di rumah atau titik pengisian terdekat.
3. Manfaatkan waktu istirahat untuk mengisi daya
Rencanakan istirahat di rest area atau titik berhenti yang menyediakan charger. Isi daya selama istirahat makan atau sholat, sehingga waktu tidak terbuang. Charger fast‑charging mengurangi waktu pengisian signifikan, tetapi ingat bahwa pengisian cepat lebih efisien ketika baterai berada pada kisaran rendah‑sedang; strategi pengisian bertahap bisa lebih hemat waktu dan mengurangi kerusakan baterai jangka panjang.
4. Gunakan mode berkendara hemat energi
Banyak EV memiliki mode eco atau energy saving. Aktifkan mode ini terutama saat menempuh tol panjang untuk memperpanjang jangkauan. Hindari akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi karena konsumsi energi meningkat signifikan pada kecepatan tinggi. Jaga kecepatan stabil dengan cruise control bila kondisi aman.
5. Perhatikan suhu baterai dan kondisi termal
Baterai sensitif terhadap suhu ekstrem. Pada perjalanan panjang dan cuaca panas, monitor indikator suhu baterai. Mengisi daya saat baterai terlalu panas bisa memperpanjang waktu pengisian dan mengurangi efisiensi. Bila perlu, lakukan pendinginan dengan AC seimbang—jangan memaksakan pendinginan maksimal pada saat baterai panas keras karena itu sendiri menguras energi.
6. Siapkan alternatif darurat
Meski jaringan charger berkembang, selalu siapkan opsi darurat: layanan towing yang mampu mengevakuasi EV, nomor layanan darurat pengisian, atau kontak bengkel resmi. Beberapa jasa derek khusus EV lebih paham penanganan kendaraan bertenaga listrik. Selain itu, bawa perlengkapan dasar: kabel, bank charger portabel bila tersedia, dan nomor kontak produsen atau asuransi.
7. Perbarui aplikasi, peta, dan informasi lalu lintas
Pembaruan aplikasi peta dan layanan pengisian memberikan data real‑time: status charger (aktif atau rusak), estimasi antrean, serta kondisi lalu lintas. Pantau juga informasi cuaca dan kondisi jalan untuk menyesuaikan rute yang hemat energi. Simpan peta offline jika melewati daerah dengan sinyal lemah.
Tips tambahan untuk kenyamanan dan keselamatan
Pertimbangan khusus untuk pengguna EV pertama kali
Jika ini pengalaman mudik pertama dengan mobil listrik, lakukan perjalanan percobaan jarak menengah sebelum mudik panjang. Kenali indikator baterai, respons charger mobil Anda, dan kebiasaan konsumsi energi mobil Anda pada berbagai kondisi jalan. Latihan ini membantu merencanakan titik pengisian lebih akurat saat mudik.
Peran penyedia layanan dan infrastruktur
Pemerintah dan operator SPKLU sedang memperluas jaringan pengisian, namun kepadatan musim mudik tetap menjadi tantangan. Koordinasi antar‑pihak untuk menambah kapasitas charger di rest area dan jalur utama menjadi kunci. Sementara itu, pengguna EV perlu aktif merencanakan dan bersiap menghadapi situasi tak terduga.
Mudik dengan mobil listrik bisa nyaman dan ramah lingkungan jika persiapan matang. Rencanakan rute dan titik pengisian, rawat baterai, manfaatkan waktu istirahat untuk mengisi daya, dan siapkan alternatif darurat. Dengan langkah‑langkah ini, perjalanan mudik Anda berpeluang besar berjalan lancar — sambil tetap menjaga kenyamanan dan keselamatan keluarga selama di jalan.
