TANAH DATAR – wartaexpress.com – Lembaga Lingkungan Hidup Amphibi (Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup & B3 Indonesia) Wilayah Provinsi Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Nagari Penghasil aren di Luhak Nan Tuo yaitu Nagari Andaleh Nagari Baruh Bukit.
Dalam Kunjungan tersebut, Ketua Amphibi Wilayah Sumatera Barat, Nasrul, yang diwakili oleh Sekwil Amphibi Sumatera Barat, Lingga Ananda, membahas mengenai persiapan peringatan Hari Air Dunia (HAD) 2021 yang akan dilaksanakan giat di Nagari Aren tersebut.
Dalam kesempatan itu, Sekwil Amphibi Sumbar yang didampingi Ketua Amphibi Tanah Datar, Noviardi Rajo Mansur, Kabiro BPOM Amphibi Tanah Datar, Jefri Erosa, serta Pj. Sekretaris Amphibi Tanah Datar.
Amphibi disambut langsung oleh Walinagari Andaleh Baruh Bukit, Albayani DT. Paduko Besar di Kantornya di Andaleh Baruh Bukit, serta 2 orang Kepala Jorongnya, Jorong Andaleh dan Jorong Baruh bukit.
Sekwil memaparkan, bahwa peringatan HAD 2021 ini Amphibi melirik Nagri Aren, karena hulu sungai salah satunya bersal dari Nagari tersebut. “Nantinya kita akan melakukan aksi bersih serta penghijaun di aliran sungai di ke Nagarian Andaleh Baruh Bukit, yang tentunya kita akan melibatkan Pemkab Tanah Datar, Dinas Lingkungan Hidup dan Perkim serta dinas terkait lainnya untuk mensukseskan kegiatan ini,” ujarnya.
Tidak lupa, Albayani menuturkan, bahwa kegiatan ini akan didukung penuh oleh Pemerintah Nagari Andaleh Baruh Bukit, serta lapisan masyarakatnya.
Pada kesempatan itu, Ketua Amphibi Tanah Datar mengungkapkan, bahwa Amphibi akan hadirkan solusi bagi permasalahan lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan di Nagari tersebut, dan yang pastinya akan bersinergi mulai dari tingkat Pemerintah Nagari, kecamatan, kabupaten, provinsi serta Pemerintah Pusat.
Lebih lanjut Sekwil Lingga Ananda mengungkapkan, bahwa nanti akan bangun kepengurusan KPPL (Kampung Peduli Pencemaran Lingkungan Hidup) di Nagari tersebut, yang mana nanti yang akan memenajemen pohon-pohon yang telah ditanam. “Tentunya juga akan membuat program-program yang berhubungan dengan lingkungan dan sosial kemasyarakatan, yang tentunya sesuai dengan kearifan lokal dan potensi dari Nagari,” tuturnya. (Red/Litbang-Lh)
Discussion about this post