WartaExpress

Banjir dan Longsor di Aceh Selatan: 4 Desa Terendam—Lalu Lintas Nasional Terganggu, Warga Diminta Siaga Seketika

Banjir dan Longsor di Aceh Selatan: 4 Gampong Terendam, Jalan Nasional Terdampak

Hujan lebat sejak Sabtu (24/10/2026) memicu banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Selatan. Dampak langsungnya: empat gampong terendam, sejumlah titik jalan nasional terimbas material longsor atau genangan air, dan aktivitas masyarakat terganggu. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memantau kondisi lapangan serta melakukan pembersihan dan penanganan darurat.

Lokasi terdampak dan ketinggian air

Berdasarkan laporan BPBD Aceh Selatan, empat gampong yang terdampak tersebar di dua kecamatan. Gampong Gunong Pulo dan Krueng Batee di Kecamatan Kluet Utara, serta Mersak dan Malaka di Kecamatan Kluet Tengah, tercatat mengalami genangan air dengan ketinggian mencapai setengah paha hingga setinggi sepaha orang dewasa di beberapa titik. Kondisi ini menyebabkan rumah‑rumah penduduk terendam dan akses ke fasilitas umum sementara terganggu.

Longsor menyerang jalur penghubung

Selain banjir, terjadi longsor di dua titik pada ruas jalan lintas Gunung Manggamat menuju Kotafajar, Kecamatan Kluet Selatan. Material lumpur menutup badan jalan sehingga operasional lalu lintas sempat terganggu. Untuk mengatasi hal ini, BPBD menerjunkan dua unit armada pemadam kebakaran guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalur tersebut.

Respons BPBD dan langkah cepat di lapangan

Kepala Pelaksana BPBD Aceh Selatan, Mudatsir, menyampaikan bahwa upaya penanganan darurat telah dilakukan sejak hari pertama. Tim melakukan asesmen lokasi, membersihkan akses transportasi yang tertimbun, serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk membantu evakuasi jika diperlukan. Meski jalan nasional yang menghubungkan Tapaktuan dan Subulussalam sempat terdampak, lalu lintas sejauh ini masih dapat dilalui dengan kondisi tertentu.

Kondisi cuaca dan potensi berlanjutnya bencana

Hujan deras masih berlangsung di wilayah Aceh Selatan pada Minggu, sehingga potensi banjir susulan dan longsor tetap ada. BPBD mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan jalur evakuasi. Peringatan dini dan informasi cuaca harus terus dipantau mengingat curah hujan dapat berubah sewaktu‑waktu dan menyebabkan peningkatan debit sungai serta kerawanan tanah bergerak.

Imbauan keselamatan bagi warga

  • Tingkatkan kewaspadaan saat hujan deras berlangsung: hindari daerah bantaran sungai dan aliran air yang meluap.
  • Segera evakuasi ke tempat aman bila air naik secara cepat atau ada tanda‑tanda longsor pada lereng di sekitar permukiman.
  • Jaga pasokan darurat: siapkan obat‑obatan, air bersih, dan dokumen penting dalam wadah anti air yang mudah dibawa.
  • Ikuti informasi resmi dari BPBD dan pemerintahan desa; jangan mudah terpancing informasi tidak terverifikasi yang dapat menimbulkan panik.
  • Dampak sosial dan ekonomi lokal

    Banjir dan longsor berdampak langsung pada aktivitas ekonomi lokal: lahan pertanian terdampak genangan, akses distribusi barang terganggu, dan sekolah atau layanan publik bisa terganggu bila kondisi berlanjut. Usaha ritel kecil yang menggantungkan pasokan harian juga merasakan gangguan karena keterbatasan logistik sementara. Untuk masyarakat pesisir dan dataran banjir, pemulihan memerlukan bantuan logistik cepat sembari menunggu penilaian kerusakan lebih menyeluruh.

    Upaya koordinasi penanganan pasca‑bencana

    BPBD telah melakukan langkah awal, namun penanganan pasca‑bencana memerlukan sinergi lintas sektor: dinas pekerjaan umum untuk pompa dan perbaikan jalan, dinas sosial untuk kebutuhan korban, serta dinas kesehatan untuk mencegah potensi wabah pasca‑banjir. Koordinasi dengan aparat desa penting untuk pendataan korban dan distribusi bantuan yang terarah.

    Rekomendasi mitigasi jangka pendek

  • Percepatan pembersihan badan sungai dan saluran air untuk memperbaiki aliran dan mengurangi genangan.
  • Penempatan posko darurat di titik aman untuk memudahkan distribusi bantuan dan koordinasi evakuasi.
  • Pemberian bantuan air bersih dan sanitasi sementara untuk mengurangi risiko kesehatan akibat genangan air.
  • Peringatan dan kesiapsiagaan masyarakat

    Dengan hujan yang masih berpotensi mengguyur, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap melakukan evakuasi mandiri. Mempunyai rencana keluarga untuk keadaan darurat, nomor kontak penting, serta kit darurat bisa menyelamatkan saat waktu kritis. Selain itu, pelaporan dini oleh masyarakat setempat kepada petugas akan mempercepat respon tim penanggulangan bencana.

    Monitoring berkelanjutan

    BPBD Aceh Selatan akan terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan update wilayah terdampak, sambil berkoordinasi dengan provinsi dan pusat bila diperlukan bantuan tambahan. Masyarakat diminta untuk tetap mengikuti informasi resmi dan memprioritaskan keselamatan keluarga di atas segala hal.

    Exit mobile version