WartaExpress

Chery C5 CSH Buktikan Hemat BBM Luar Biasa di Rute Jakarta–Semarang: 20 km/l Nyata, Beneran?

Uji Jarak Jauh Ungkap Efisiensi Chery C5 CSH: Jakarta–Semarang 466,4 km

Setelah banyak klaim teknis di brosur dan spesifikasi pabrik, Chery C5 CSH akhirnya diuji dalam kondisi nyata: perjalanan jarak jauh dari Cilandak, Jakarta, menuju Semarang sejauh 466,4 kilometer. Uji yang dilakukan mencerminkan pemakaian sehari-hari — bukan kondisi sirkuit atau tes laboratorium — sehingga hasilnya relevan bagi konsumen yang mempertimbangkan SUV hybrid ini untuk perjalanan antarkota maupun pemakaian campuran.

Rangkaian perjalanan dan profil lintasan

Rute dimulai di kawasan padat Cilandak dengan lalu lintas perkotaan, kemudian melaju yang lebih lancar menuju Rest Area KM 102 (jarak sekitar 117 km). Selanjutnya rombongan melanjutkan perjalanan melalui Cirebon, Tegal dan akhirnya tiba di Semarang. Perjalanan melibatkan kondisi stop-and-go, kecepatan konstan di tol Trans‑Jawa, serta beberapa pemberhentian untuk istirahat, makan siang, coffee break, sesi foto dan pergantian pengemudi — sehingga skenario tes merepresentasikan penggunaan nyata oleh keluarga atau rombongan.

Teknologi hybrid di balik angka-angka

Chery C5 CSH mengusung sistem hybrid yang mengombinasikan mesin bensin 1.5 liter dan unit listrik dalam konfigurasi yang berfokus pada efisiensi. Komponen inti yang berperan adalah powertrain hybrid Chery Super Hybrid dengan Dedicated Hybrid Transmission yang mengkoordinasikan peran mesin dan motor listrik. Selama fase akselerasi ringan dan kecepatan menengah, motor listrik bekerja membantu, mengurangi beban mesin bensin dan meningkatkan konsumsi bahan bakar.

Hasil konsumsi dan indikator performa

Salah satu data paling menarik adalah pembacaan panel instrumen digital pada 50 km terakhir perjalanan: tercatat konsumsi bahan bakar rata‑rata 20,0 km per liter. Angka ini muncul saat mobil melaju di ruas tol Trans‑Jawa dengan kecepatan stabil dan mode ECO aktif. Selain itu, setelah ratusan kilometer dijalani, indikator sisa jarak tempuh yang tersisa menunjukkan angka 521 km, menandakan sistem hybrid mampu menjaga penggunaan bahan bakar secara efisien pada perjalanan panjang.

Peran regenerative braking dan manajemen energi

Faktor penting lain yang membantu efisiensi adalah sistem regenerative braking. Saat berhenti di rest area, gerbang tol, atau saat mengurangi kecepatan di jalur pantura, energi kinetik dikembalikan ke baterai. Hal ini terlihat nyata pada jumlah pengisian ulang baterai yang terjadi sepanjang perjalanan, sehingga motor listrik dapat sering menghadirkan dukungan tanpa perlu pengisian eksternal selama rute tersebut.

Klaim pabrikan vs hasil lapangan

Chery menyatakan kapasitas baterai C5 CSH sekitar 1,83 kWh dan mengklaim kombinasi mesin–baterai dapat mendukung jarak gabungan hingga 1.000 km berdasarkan pengujian internal. Dalam pengujian jarak jauh ini, angka konsumsi 20 km/l dan sisa jangkauan nyata memberikan indikasi bahwa klaim pabrikan terkait efisiensi tidak sepenuhnya mengada-ada, walau ada variabilitas yang bergantung pada gaya berkendara, beban kendaraan dan kondisi jalan.

Kapan motor listrik paling efektif?

Pengujian menunjukkan bahwa motor listrik paling berkontribusi pada fase akselerasi awal, pergerakan dalam kemacetan, dan saat mempertahankan kecepatan konstan dengan mode ECO aktif. Pada kecepatan tinggi dan saat membutuhkan tenaga besar (misalnya menyalip atau tanjakan curam), mesin bensin akan bekerja lebih dominan. Namun kombinasi keduanya tetap memberikan penghematan yang signifikan dibandingkan kendaraan bensin murni dengan kapasitas serupa.

Catatan praktis untuk calon pembeli

  • Hasil pengujian realistis: angka 20 km/l menunjukkan potensi penghematan bahan bakar untuk perjalanan tol panjang dengan pengendaraan ekonomis.
  • Mode berkendara: manfaatkan mode ECO dan teknik pengereman regeneratif untuk mengoptimalkan pengisian baterai dan konsumsi bahan bakar.
  • Perawatan baterai: meski kapasitas terbilang kecil (1,83 kWh), fungsi baterai sentral pada dukungan hibrida membutuhkan pemantauan kondisi dan servis berkala sesuai panduan pabrikan.
  • Penggunaan campuran: jika rute Anda campuran antara kota dan tol, hybrid jenis ini bisa memberikan nilai tambah nyata dalam biaya operasional.
  • Tantangan dan hal yang perlu diuji lebih lanjut

    Beberapa aspek masih perlu pengamatan jangka panjang: degradasi baterai setelah penggunaan berulang, efektivitas sistem hybrid pada kondisi ekstrem (misalnya lalu lintas macet total atau perjalanan pegunungan berat), serta ketersediaan layanan purna jual dan suku cadang lokal. Selain itu, pengaruh beban penuh (penumpang dan barang) terhadap konsumsi juga perlu diuji untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap.

    Kesimpulan sementara teknis

    Pengujian jarak jauh Jakarta–Semarang mengonfirmasi bahwa Chery C5 CSH menawarkan efisiensi yang impresif dalam kondisi penggunaan nyata, dengan konsumsi yang sangat kompetitif untuk kelasnya. Bagi pengguna yang sering melakukan perjalanan antarkota dan menginginkan kombinasi antara kenyamanan SUV serta efisiensi bahan bakar, C5 CSH layak dipertimbangkan — asalkan calon pembeli memperhitungkan aspek perawatan dan layanan purna jual sebagai bagian dari keputusan.

    Exit mobile version