Cuaca ekstrem musim dingin kembali melumpuhkan transportasi udara di Amerika Serikat. Data terbaru dari portal pemantau penerbangan menunjukkan lebih dari 2.000 penerbangan dibatalkan pada hari Selasa akibat badai salju yang melanda wilayah Timur Laut dan Atlantik Tengah. Gangguan ini berdampak luas pada jadwal penerbangan domestik maupun rute internasional ke dan dari AS, memaksa otoritas bandara dan maskapai untuk menunda atau membatalkan operasi demi keselamatan.
Skala gangguan dan bandara terdampak
Total pembatalan tercatat mencapai 2.026 penerbangan, sementara sekitar 700 penerbangan lainnya mengalami penundaan. Beberapa bandara utama yang paling terdampak antara lain John F. Kennedy International (JFK), LaGuardia (LGA), Newark Liberty (EWR) dan Boston Logan. Di beberapa titik, operator melaporkan pembatalan hingga 50% dari jadwal pada hari‑hari puncak badai.
Apa yang menyebabkan gangguan sebesar ini?
Badan Layanan Cuaca Nasional (NWS) memperingatkan bahwa badai musim dingin kali ini membawa kombinasi salju lebat, angin kencang dan potensi banjir pesisir. Intensitas hujan salju dilaporkan mencapai lima hingga tujuh sentimeter per jam dalam periode tertentu, dengan akumulasi total yang diperkirakan mencapai 30–60 sentimeter di beberapa wilayah. Kondisi tersebut menghasilkan visibilitas sangat rendah dan risiko pengendalian pesawat yang menurun drastis, sehingga keselamatan menjadi alasan utama pembatalan.
Konsekuensi terhadap penumpang dan logistik
Imbauan otoritas dan saran bagi calon penumpang
Otoritas setempat menghimbau masyarakat untuk menunda perjalanan non‑penting dan memantau informasi resmi dari maskapai serta bandara. Penumpang yang tetap harus bepergian disarankan mengecek status penerbangan melalui aplikasi atau situs resmi maskapai, menyiapkan rencana alternatif, serta memastikan mereka memiliki akses ke kontak layanan pelanggan untuk proses reschedule atau refund.
Dampak jangka pendek dan potensi pemulihan
Pada jangka pendek, industri penerbangan akan fokus merapikan jadwal dan menangani backlog penumpang serta kargo. Proses pembersihan bandara dan pemulihan operasi normal akan bergantung pada meredanya cuaca serta kesiapan layanan teknis (de‑icing, snow removal). Maskapai besar biasanya memiliki protokol darurat untuk mengelola gangguan besar, namun pemulihan penuh bisa memakan waktu beberapa hari, terutama jika badai menimbulkan kerusakan infrastruktur lokal atau pemadaman listrik.
Pelajaran yang dapat diambil
Warta Express akan terus memantau perkembangan cuaca dan efeknya terhadap jaringan penerbangan internasional. Bagi pembaca yang merencanakan perjalanan ke atau dari AS dalam waktu dekat, penting untuk selalu memperbarui informasi penerbangan dan mempertimbangkan opsi penundaan sampai kondisi dinyatakan aman oleh otoritas setempat.
