WartaExpress

Terungkap! Beban Ganda Penyakit Pernapasan Kronis di Asia yang Mengancam Jutaan Jiwa!

Penyakit Pernapasan Kronis: Dampak dan Statistik Global

Penyakit pernapasan kronis (Chronic Respiratory Diseases/CRD) mencakup beberapa kondisi seperti Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), asma, penyakit paru akibat kerja, dan hipertensi pulmonal. Di tingkat global, CRD menjadi penyebab kematian dini dan kehilangan kualitas hidup yang signifikan. Pada tahun 2021, tercatat sekitar 470 juta orang menderita CRD di seluruh dunia, dengan 4,5 juta di antaranya meninggal setiap tahun.

Asia termasuk kawasan dengan beban CRD tertinggi setelah Afrika. Data dari World Health Organization menunjukkan:

Faktor Risiko Utama di Asia

Beberapa faktor memperburuk prevalensi dan tingkat keparahan CRD di benua Asia:

Beban Ekonomi dan Sosial

CRD tidak hanya memengaruhi kesehatan individu, tetapi juga tekanan pada sistem kesehatan dan ekonomi nasional:

Kesenjangan Akses Layanan Kesehatan

Di banyak negara Asia, CRD belum menjadi prioritas kebijakan kesehatan, sehingga layanan yang ada belum memadai:

Model Pendekatan Progresif Diperlukan

Untuk menanggulangi beban ganda CRD di Asia, diperlukan pendekatan multisektor yang lebih progresif:

Rekomendasi Kebijakan di Indonesia

Sebagai negara dengan prevalensi PPOK 1,88% dan asma 2,35% (2021), Indonesia perlu mengadopsi strategi berikut:

Dengan menggabungkan langkah-langkah preventif, deteksi dini, dan perbaikan sistem layanan kesehatan, Indonesia dapat mengurangi beban CRD dan meningkatkan kualitas hidup jutaan pasien. Pendekatan progresif ini penting agar penyakit yang selama ini “tersembunyi” mendapat perhatian layak dari pemerintah dan masyarakat luas.

Exit mobile version