ISF 2025 Catat Transaksi Fantastis Rp25,19 Triliun
Pada periode 14–24 Agustus 2025, Indonesia Shopping Festival (ISF) 2025 resmi ditutup setelah berlangsung sukses di 400 pusat perbelanjaan se-Indonesia. Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengumumkan pencapaian total transaksi senilai Rp25,19 triliun, melampaui target awal Rp23,32 triliun. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia melalui kegiatan belanja massal.
Kontribusi Brand Lokal dan UMKM
Wakil Ketua Umum APPBI, Sugwantono Tanto, menegaskan bahwa porsi terbesar transaksi berasal dari brand lokal dan produk UMKM. Keikutsertaan para pelaku usaha kecil dan menengah memberikan keragaman pilihan bagi konsumen, mulai dari kerajinan tangan, fashion, hingga kuliner khas daerah:
- Lebih dari 60% transaksi terjadi pada tenant UMKM yang menempati bazar khusus.
- Brand lokal premium juga mencatat lonjakan penjualan hingga 30% dibandingkan periode normal.
- Kemitraan antara mall dan pelaku UMKM difasilitasi dengan paket promosi bersama dan digital marketing.
Festival Kuliner Nusantara dan Bazar UMKM
Selain belanja produk fashion, elektronik, dan lifestyle, ISF 2025 diisi dengan Festival Kuliner Serpong yang menyajikan:
- Aneka makanan tradisional dari Sabang hingga Merauke.
- Demo masak oleh chef regional.
- Lomba inovasi kreasi kuliner berbahan baku lokal.
Di Summarecon Mall Serpong, ribuan pengunjung menikmati kuliner khas Sunda, Padang, Betawi, hingga Riau. Kehadiran festival kuliner juga mendorong naiknya occupancy food court hingga 95% selama masa ISF.
Big Shop Big Win8: Program Undian Spektakuler
Puncak penutupan ISF 2025 diwarnai pengumuman program Big Shop Big Win8, undian nasional yang melibatkan seluruh mal peserta. Hadiah utama meliputi:
- Mobil listrik EV VinFast (1 unit).
- Smartphone iPhone 16 (10 unit).
- Voucher belanja MAP senilai jutaan rupiah (ratusan pemenang).
- Motor listrik U-winFly (5 unit).
Setiap pembelanjaan minimal Rp200.000 memperoleh satu kupon undian. Sistem lucky draw ini meningkatkan traffic mall hingga 20% di hari terakhir festival.
Kolaborasi Pusat Perbelanjaan, Ritel, dan UMKM
APPBI menekankan pentingnya sinergi antar stakeholder:
- Mall menyediakan space strategis dan dukungan pemasaran digital.
- Ritel besar menawarkan promo bundling bersama produk lokal.
- UMKM mendapatkan pendampingan teknis untuk pengemasan dan visual display.
Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan pasar, tetapi juga mendorong transfer pengetahuan digital marketing kepada pelaku UMKM.
Dampak pada Industri Pariwisata dan Ekonomi Lokal
Menurut data APPBI, ISF 2025 menimbulkan multiplier effect pada sektor pariwisata dan ekonomi lokal:
- Kunjungan wisatawan lokal naik rata-rata 15% di kota-kota besar penyelenggara.
- Hotel dan penginapan di area mall terisi hingga 85% selama festival.
- Transportasi online dan offline mencatat kenaikan permintaan hingga 25%.
Ritel modern, UMKM, dan pelaku jasa wisata berkolaborasi untuk menciptakan paket wisata belanja dan kuliner lokal, menarik minat masyarakat dari luar kota.
Apresiasi Pemerintah Daerah dan Dukungan Banten
Gubernur Banten, Andra Soni, hadir pada penutupan ISF 2025 di Summarecon Mall Serpong. Ia memuji capaian transaksi dan antusiasme pelaku UMKM:
- Menurut data BPS Banten, sektor perdagangan modern menyumbang 12,15% PDRB provinsi.
- Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen menambah pelatihan digitalisasi dan akses permodalan bagi UMKM.
- Rencana peningkatan infrastruktur jalan dan fasilitas parkir di sekitar pusat perbelanjaan tengah digodok untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Visi APPBI untuk Festival Mendatang
Ketua Umum APPBI, Alphonzus Widjaja, menyatakan bahwa ISF akan menjadi agenda tahunan penunjang ekonomi ritel nasional. Rencana pengembangan mencakup:
- Penambahan jumlah mal peserta dan lokasi festival hingga 500 titik pada 2026.
- Penerapan teknologi augmented reality untuk pengalaman belanja interaktif.
- Integrasi platform e-commerce untuk mengakomodasi pembeli daring.
Dengan target transaksi lebih tinggi dan cakupan UMKM makin luas, ISF diharapkan terus menggerakkan roda ekonomi digital dan tradisional seiring perkembangan tren belanja konsumen.
Tindak Lanjut dan Rencana Promosi
APPBI akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan ISF 2025, termasuk survei kepuasan pengunjung dan analisis data transaksi. Hasil evaluasi menjadi dasar untuk menyempurnakan format festival, promo, dan pelibatan UMKM pada tahun berikutnya.
Selain itu, campuran event off-line dan online festival diharapkan memperluas jangkauan promosi ke kalangan milenial dan Gen Z, menjadikan ISF sebagai momentum utama perayaan nasional sekaligus pendorong pertumbuhan sektor ritel dan UMKM di Indonesia.