Petenis Indonesia Janice Tjen dipastikan kembali tampil di US Open 2026, kali ini tanpa harus melalui babak kualifikasi. Kepastian ini menjadi pencapaian penting bagi karier Janice yang dalam dua musim terakhir menunjukkan perkembangan signifikan di level internasional.
Status langsung ke undian utama dan posisi ranking
Pada Rabu, 20 Agustus 2026, panitia US Open merilis daftar peserta tunggal putri. Nama Janice Tjen tercantum di posisi ke-38, yang membuatnya otomatis masuk ke putaran utama. Posisi ini masih di luar daftar 32 unggulan, sehingga ia tidak akan mendapatkan status unggulan, namun terlepas dari itu, akses langsung ke undian utama mengurangi beban fisik dan mental yang biasanya muncul ketika petenis harus melewati babak kualifikasi tiga ronde.
Jejak di US Open 2025 dan momentum yang dibangun
Debut Janice di Flushing Meadows pada 2025 menjadi titik balik. Waktu itu ia harus melewati kualifikasi dan menang dalam tiga laga kualifikasi (mengalahkan Varvara Lepchenko, Maja Chwalinska, dan Aoi Ito) untuk mendapat tiket ke undian utama. Di putaran pertama, Janice mencatat kemenangan impresif atas Veronika Kudermetova dalam tiga set (6-4, 4-6, 6-4), sebelum akhirnya tersingkir di putaran kedua oleh Emma Raducanu (2-6, 1-6).
Penampilan itu bukan hanya soal kemenangan—itu memicu lonjakan perhatian dan membantu kenaikan peringkatnya hingga sempat menembus 30 besar WTA. Pengalaman ini jelas menjadi modal berharga memasuki edisi 2026 dengan status berbeda.
Tantangan pada musim 2026: konsistensi permainan
Meskipun kini berada langsung di undian utama, tantangan berat masih menanti. Catatan Janice belakangan menunjukkan inkonsistensi, terutama di nomor tunggal; hasil terbaiknya musim ini lebih banyak datang dari nomor ganda. Untuk bisa memanfaatkan kesempatan tampil langsung di putaran utama, Janice harus fokus meningkatkan kestabilan performa—khususnya pada servis, pengembalian, dan pemilihan pola rally ketika berhadapan dengan pemain bertipikal agresif maupun defender yang memaksa banyak reli.
Aspek teknis yang perlu diperhatikan
Peluang tak kalah penting: pengalaman dan dukungan tim
Masuk langsung ke undian utama memberi keuntungan non‑teknis: Janice dapat menghemat energi yang biasanya terkuras pada tiga laga kualifikasi. Waktu ekstra ini bisa digunakan untuk studi lawan, penyesuaian strategi lapangan keras New York, dan pemulihan. Selain itu, dukungan tim—pelatih, fisioterapis, analis—akan menjadi faktor penentu untuk memaksimalkan permainan di hari H.
Skenario lawan dan proyeksi undian
Posisi ke-38 menempatkan Janice pada undian yang bisa menghadapkan dia pada pemain top di babak awal, tergantung undian. Karena bukan unggulan, potensi bertemu unggulan lebih besar. Namun di tenis, hasil ditentukan di lapangan: performa terbaik Janice pada hari pertandingan bisa membuka jalan buat kejutan, sama seperti yang ia lakukan saat menaklukkan Kudermetova.
Signifikansi bagi tenis Indonesia
Kehadiran Janice langsung di undian utama US Open adalah kabar menggembirakan untuk tenis Indonesia. Selain meningkatkan eksposur internasional, prestasi seperti ini memberi inspirasi bagi pemain muda dan menunjukkan bahwa jalur ke puncak—meskipun menantang—terbuka bagi atlet Indonesia yang siap bekerja keras dan memanfaatkan peluang.
Apa yang harus ditunggu oleh penggemar
Dengan status baru ini, sorotan tentu akan meningkat. Publik Indonesia dan komunitas tenis nasional pasti berharap Janice dapat mengulang atau bahkan melampaui pencapaian 2025. Bagi Janice sendiri, ini adalah kesempatan untuk membuktikan bahwa langkah dari kualifikasi ke undian utama bukan kebetulan—melainkan buah dari perkembangan kemampuan, pengalaman Grand Slam, dan fokus pada peningkatan teknis serta fisik.
